Sejarah Pramuka diawali dengan kisah 20 anak laki-laki melakuakan kegiatan kamp pada tahun 1907. Itu diadakan selama sembilan hari pertama Agustus pada tahun pada tahun itu di Pulau Brownsea, dekat Poole di Dorset, Inggris.

Perkemahan yang di selenggarakan oleh Robert Baden-Powell itu sukses besar, dan metodenya benar benar berhasil untuk menarik kaum muda

Pada Januari 1908, Baden-Powell menerbitkan buku edisi pertamanya “Scouting for Boys”. dan buku itu langsung terjual lebih dari 100 juta kopi, menjadikannya salah satu buku terlaris sepanjang masa.

Sejarah Pramuka Dunia dan Indonesia
Sumber : scoutingmagazine.org

Sejarah Pramuka di dunia

Awal tahun 1908 Baden Powell menulis pengalamannya untuk acara latihan kepramukaan yang dirintisnya. Kumpulan tulisannya ini dibuat buku dengan judul “Scouting For Boys”.

Buku Scouting for Boys
Buku Scouting for Boys

Buku ini cepat tersebar di Inggris dan negara-negara lain yang kemudian berdiri organisasi kepramukaan yang semula hanya untuk laki-laki dengan nama Boys Scout.

Tahun 1912 atas bantuan adik perempuan beliau, Agnes didirikan organisasi kepramukaan untuk wanita dengan nama Girl Guides yang kemudian diteruskan oleh istri beliau.

Buku “The Jungle Book” sebagai pedoman Kegiatan

Tahun 1916 berdiri kelompok pramuka usia siaga dengan nama CUB (anak serigala) dengan buku “The Jungle Book” karangan Rudyard Kipling sebagai pedoman kegiatannya. Buku ini bercerita tentang Mowgli si anak rimba yang dipelihara di hutan oleh induk serigala.

Tahun 1918 beliau membentuk Rover Scout bagi mereka yang telah berusia 17 tahun.

Tahun 1922 beliau menerbitkan buku Rovering To Success (Mengembara Menuju Bahagia). Buku ini menggambarkan seorang pemuda yang harus mengayuh sampannya menuju ke pantai bahagia.

Menyelenggarakan Jambore Dunia

Tahun 1920 diselenggarakan Jambore Dunia yang pertama di Olympia Hall, London. Beliau mengundang pramuka dari 27 Negara dan pada saat itu Baden Powell diangkat sebagai Bapak Pandu Sedunia (Chief Scout of The World).

Daftar Pelaksanaan Jambore Pramuka Dunia

Tahun Nama TempatTema
1920Jambore IOlympia
1924 Jambore IIErmelunden
1929Jambore IIIBirkenheadDatang usia
1933Jambore IVGödöllő
1937Jambore VVogelenzang
1947Jambore VIMoissonJambore Perdamaian
1951Jambore VIIBad IschlJambore Kesederhanaan
1955Jambore VIIINiagaraCakrawala Baru
1957Jambore IXSutton ParkPeringatan 50 tahun
Kepramukaan
1959Jambore XLos BañosMembangun Besok Hari Ini
1963Jambore XIMarathonLebih tinggi dan lebih luas
1967Jambore XIIState Park, Untuk persahabatan
1971Jambore XIIIFujinomiyaUntuk Memahami
1975Jambore XIVLillehammerLima Jari, Satu Tangan
1979Jambore XVNeyshâbûrDibatalkan
1983Jambore XVCalgaryRoh Hidup
1987Jambore XVISydneyMenyatukan Dunia
1991Jambore XVIIGunung SeorakBanyak Tanah, Satu Dunia
1995Jamobre XVIIIFlevolandMasa Depan adalah
Sekarang
1998Jambore XIXPicarquínMembangun Perdamaian
Bersama
2002Jambore XXSattahipBagikan Dunia kami,
Bagikan Budaya kami
2007Jambore XXIHylands ParkSatu Dunia, Satu Abad
Janji Pramuka
2011Jambore XXIIRinkabyCukup Kepramukaan
2015Jambore XXIIIKirarahamaSemangat Persatuan
2019Jambore XXIVWest VirginiaBuka Kunci Dunia Baru
Jambore Pramuka Internasional
Sumber : liberaldictionary.com

Kursus Pembina Pramuka

Tahun 1914 beliau menulis petunjuk untuk kursus Pembina Pramuka dan baru dapat terlaksana tahun 1919. Dari sahabatnya yang bernama W.F. de Bois Maclarren, beliau mendapat sebidang tanah di Chingford yang kemudian digunakan sebagai tempat pendidikan Pembina Pramuka dengan nama Gilwell Park.

Biro Kepramukaan sedunia

Tahun 1920 dibentuk Dewan Internasional dengan 9 orang anggota dan Biro Sekretariatnya di London, Inggris dan tahun 1958 Biro Kepramukaan sedunia dipindahkan dari London ke Ottawa Kanada.

Tanggal 1 Mei 1968 Biro kepramukaan Sedunia dipindahkan lagi ke Geneva, Swiss. Sejak tahun 1920 sampai 19 Kepala Biro Kepramukaan Sedunia dipegang berturut-turut oleh Hebert Martin (Inggris).

Kolonel J.S. Nilson (Inggris), Mayjen D.C. Spry (Kanada) yang pada tahun 1965 diganti oleh R.T. Lund 1 Mei 1968 diganti lagi oleh DR. Laszio Nagy sebagai Sekjen. Biro Kepramukaan sedunia Putra mempunyai 5 kantor kawasan yaitu Costa Rica, Mesir, Philipina, Swiss dan Nigeria.

Sedangkan Biro kepramukaan Sedunia Putri bermarkas di London dengan 5 kantor kawasan di Eropa, Asia Pasifik, Arab, Afrika dan Amerika Latin.

Sejarah Pramuka di indonesia

Gagasan Boden Powell yang cemerlang dan menarik itu akhirnya menyebar ke berbagai negara termasuk Netherland atau Belanda dengan nama Padvinder.

Oleh orang Belanda gagasan itu dibawa ke Indonesia dan didirikan organisasi oleh orang Belanda di Indonesia dengan nama NIPV (Nederland Indische Padvinders Vereeniging = Persatuan Pandu-Pandu Hindia Belanda).

Oleh pemimpin-pemimpin gerakan nasional dibentuk organisasi kepanduan yang bertujuan membentuk manusia Indonesia yang baik dan menjadi kader pergerakan nasional.

Sehingga muncul bermacam-macam organisasi kepanduan antara lain:

  • JPO (Javaanse Padvinders Organizatie)
  • JJP (Jong Java Padvindery),
  • NATIPIJ (Nationale Islamitsche Padvindery),
  • SIAP (Sarekat Islam Afdeling Padvindery),
  • HW (Hisbul Wathon).
Padvinder pramuka pada masa hindia belanda
Sumber : satujam.com

Istilah Padvindery di ubah menjadi Kepanduan

Dengan adanya larangan pemerintah Hindia Belanda menggunakan istilah Padvindery maka K.H. Agus Salim menggunakan nama Pandu atau Kepanduan.

Dengan meningkatnya kesadaran nasional setelah Sumpah Pemuda, maka pada tahun 1930 organisasi kepanduan seperti IPO, PK (Pandu Kesultanan), PPS (Pandu Pemuda Sumatra) bergabung menjadi KBI (Kepanduan Bangsa Indonesia).

Kemudian tahun 1931 terbentuklah PAPI (Persatuan Antar Pandu Indonesia) yang berubah menjadi BPPKI (Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan Indonesia) pada tahun 1938.

Pada waktu pendudukan Jepang Kepanduan di Indonesia dilarang sehingga tokoh Pandu banyak yang masuk Keibondan, Seinendan dan PETA.

Setelah tokoh proklamasi kemerdekaan dibentuklah Pandu Rakyat Indonesia pada tanggal 28 Desember 1945 di Sala sebagai satu-satunya organisasi kepanduan.

Sekitar tahun 1961 kepanduan Indonesia terpecah menjadi 100 organisasi kepanduan yang terhimpun dalam 3 federasi organisasi yaitu :

3 federasi organisasi Kepanduan

  • IPINDO (Ikatan Pandu Indonesia) berdiri 13 September 1951,
  • POPPINDO (Persatuan Pandu Puteri Indonesia) tahun 1954 dan
  • PKPI (Persatuan Kepanduan Puteri Indonesia)

Menyadari kelemahan yang ada maka ketiga federasi melebur menjadi satu dengan nama PERKINDO (Persatuan Kepanduan Indonesia).

Karena masih adanya rasa golongan yang tinggi membuat Perkindo masih lemah.

Kelemahan gerakan kepanduan Indonesia akan dipergunakan oleh pihak komunis agar menjadi gerakan Pioner Muda seperti yang terdapat di negara komunis.

Akan tetapi kekuatan Pancasila dalam Perkindo menentangnya dan dengan bantuan perdana Menteri Ir. Juanda maka perjuangan menghasilkan Keppres No. 238 tahun 1961 tentang Gerakan Pramuka yang pada tanggal 20 Mei 1961 ditandatangani oleh Pjs Presiden RI Ir Juanda karena Presiden Soekarno sedang berkunjung ke Jepang.

Peresmian Gerakan Pramuka

Di dalam Keppres ini gerakan pramuka oleh pemerintah ditetapkan sebagai satusatunya badan di wilayah Indonesia yang diperkenankan menyelenggarakan pendidikan kepramukaan, sehingga organisasi lain yang menyerupai dan sama sifatnya dengan gerakan pramuka dilarang keberadaannya.

Peresmian Pramuka
Sumber : sindonews.com

Akhirnya Gerakan Pramuka diperkenalkan resmi kepada khalayak pada tanggal 14 Agustus 1961 bersamaan dengan Presiden RI menganugerahkan panji-panji sebagai penghargaan keikutsertaan para pandu dalam mengisi kemerdekaan Indonesia.

Sejak itulah, pada tanggal 14 Agustus 1961 ditetapkan sebagai Hari Pramuka yang setiap tahun diperingati seluruh anggota Gerakan Pramuka se-Indonesia

Sejarah Perkembangan Gerakan Pramuka

Sejarah Perkembangan Pramuka
Sumber : romadecade.org

Ketentuan dalam Anggaran Dasar gerakan pramuka tentang prinsip-prinsip dasar metodik pendidikan kepramukaan yang pelaksanaannya seperti tersebut di atas ternyata banyak membawa perubahan sehingga pramuka mampu mengembangkan kegiatannya.

Gerakan pramuka ternyata lebih kuat organisasinya dan cepat berkembang dari kota ke desa. Kemajuan Gerakan Pramuka akibat dari sistem Majelis Pembimbing yang dijalankan di tiap tingkat, dari tingkat Nasional sampai tingkat Gugus Depan.

Mengingat kira-kira 80 % penduduk Indonesia tinggal di pedesaan dan 75 % adalah petani maka tahun 1961 Kwarnas Gerakan Pramuka menganjurkan supaya para pramuka mengadakan kegiatan di bidang pembangunan desa.

Pelaksanaan anjuran ini terutama di Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur dan Jawa Barat menarik perhatian Pimpinan Masyarakat.

Maka tahun 1966 Menteri Pertanian dan Ketua Kwartir Nasional mengeluarkan instruksi bersama pembentukan Satuan Karya Taruna Bumi.

Kemudian diikuti munculnya saka Bhayangkara, Dirgantara dan Bahari. Untuk menghadapi problema sosial yang muncul maka pada tahun 1970 menteri Transmigrasi dan Koperasi bersama dengan Ka Kwarnas mengeluarkan instruksi bersama tentang partisipasi gerakan pramuka di dalam penyelenggaraan transmigrasi dan koperasi.

Kemudian perkembangan gerakan pramuka dilanjutkan dengan berbagai kerjasama untuk peningkatan kegiatan dan pembangunan bangsa dengan berbagai instansi terkait.

Kesimpulan

Pramuka merupakan singkatan dari “praja muda karana”, yang memiliki arti rakyat muda yang suka berkarya. Dalam dunia internasional, Pramuka disebut dengan istilah ‘Kepanduan’ (Boy Scout).

Baden Powel
Sumber : antero.co (Baden Powel)

Kalau kita mempelajari sejarah pendidikan kepramukaan kita tidak dapat lepas dari riwayat hidup pendiri gerakan kepramukaan sedunia Lord Robert Baden Powell of Gilwell.

Hal ini disebabkan pengalaman beliaulah yang mendasari pembinaan remaja di negara Inggris. Pembinaan remaja inilah yang kemudian tumbuh berkembang menjadi gerakan kepramukaan.

“SEJARAH PRAMUKA”

Postingan bersejarah Lainnya :


2 Komentar

Aydi · September 10, 2019 pada 6:51 pm

Penjelasnnya singkat padat dan jelas, izin share min…

    Theory Team · September 10, 2019 pada 10:53 am

    Sip sobat, salam kenal 🙋🙋

Tinggalkan Balasan