Kebohongan dan Kebenaran adalah hal yang berberda, namun sulit untuk membedakan sesuatu yang benar dan yang salah.

beberapa oknum memanfaatkan ini untuk berbagai tujuan tertentu misalnya membuat berita untuk memprovokasi, mengahasut, atau bahkan untuk kesenangan pribadi maupun golongan

Tentang HOAX – Berita bohong

Sejarah Hoax Materi berita yang salah atau hoaks (HOAX) dan terdistorsi bukanlah hal baru. Sudah menjadi bagian dari sejarah media jauh sebelum media sosial, sejak penemuan mesin cetak. Itu yang menjual tabloid.

Di internet, bentuk-bentuk tajuk yang disebut clickbait memikat orang untuk mengklik untuk membaca lebih lanjut, dengan mencoba mengejutkan dan membuat kagum kami. Apa yang lebih keterlaluan untuk dibaca daripada hal-hal palsu yang tidak benar-benar terjadi?

Sejarah istilah HOAX
Sumber : tn.com.ar

Pengertian HOAX dan asal Usulnya

Hoax dalam beberapa pandangan

  • Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), Hoaks mengandung makna berita bohong, berita tidak bersumber.
  • Menurut Silverman (2015), hoaks merupakan sebagai rangkaian informasi yang memang sengaja disesatkan, tetapi “dijual” sebagai kebenaran.
  • Menurut Werme (2016), mendefiniskan Fake news sebagai berita palsu yang mengandung informasi yang sengaja menyesatkan orang dan memiliki agenda politik tertentu. Hoaks bukan sekadar misleading alias menyesatkan, informasi dalam fake news juga tidak memiliki landasan faktual, tetapi disajikan seolah-olah sebagai serangkaian fakta.

Sejarah asal usul istilah HOAX

Meski baru mengambil peran utama dalam panggung diskusi publik Indonesia di beberapa dekade terakhir ini, hoaks sebetulnya punya akar sejarah yang panjang.

Menurut banyak etimolog kata “hoax” berasal dari kata hocus pocus yang diringkas menjadi hocus saja. Etimolog menduga, hoax berkembang dari kata hocus yang pada abad ke-17, merupakan kata benda dan kata kerja.

Hocus pocus jangan dikira lekat dengan tokoh politik atau penguasa saat itu. Jauh dari perkiraan, hocus pocus merupakan sebutan untuk trik atau tipuan yang kerap dipertunjukkan oleh pesulap atau juggler. Pada abad ke-17, kata hocus dalam konteks kriminal berarti ‘membius’ seseorang dengan menggunakan minuman keras.

Berita bohong yang bersejarah

Pada tahun 1835, artikel pertama dari enam artikel yang mengumumkan penemuan kehidupan di bulan muncul di koran New York Sun.

Dikenal sebagai “The Great Moon Hoax,” artikel-artikel tersebut diduga dicetak ulang dari Edinburgh Journal of Science. Byline-nya adalah Dr. Andrew Grant, digambarkan sebagai kolega Sir John Herschel, seorang astronom terkenal saat itu.

The Great Moon HOAX
Sumbar : owlcation.com

Herschel sebenarnya telah melakukan perjalanan ke Capetown, Afrika Selatan, pada Januari 1834 untuk mendirikan sebuah observatorium dengan teleskop baru yang kuat. Seperti yang dijelaskan Grant, Herschel telah menemukan bukti bentuk kehidupan di bulan, termasuk hewan-hewan fantastis seperti unicorn, berang-berang dua, dan humanoids bersayap berbulu yang menyerupai kelelawar.

Hal hal aneh didalam artikelnya

Artikel-artikel tersebut juga menawarkan deskripsi yang jelas tentang geografi bulan, lengkap dengan kawah besar, kristal amethyst yang sangat besar, sungai yang deras, dan vegetasi yang rimbun.

The New York Sun, didirikan pada tahun 1833, adalah salah satu surat kabar “penny press” baru yang menarik bagi khalayak yang lebih luas dengan harga lebih murah dan gaya jurnalisme yang lebih naratif. Sejak hari artikel hoax bulan pertama dirilis, penjualan koran meningkat tajam. Itu adalah hal-hal yang menarik, dan para pembaca membacanya. Satu-satunya masalah adalah tidak ada yang benar.

The Edinburgh Journal of Science telah menghentikan publikasi bertahun-tahun sebelumnya, dan Grant adalah karakter fiksi. Artikel-artikel itu kemungkinan besar ditulis oleh Richard Adams Locke, seorang reporter Sun yang dididik di Universitas Cambridge. Dimaksudkan sebagai sindiran, mereka dirancang untuk mengolok-olok pada sebelumnya, spekulasi serius tentang kehidupan di luar bumi, khususnya Pendeta Thomas Dick, seorang penulis sains populer yang mengklaim dalam buku terlarisnya bahwa bulan saja memiliki 4,2 miliar penduduk.

THE FAMOUS MOON HOAX ARTICLE THAT FOOLED THE WOLE WORLD
Sumber : reddit

Namun, para pembaca benar-benar terbawa oleh cerita itu, dan gagal untuk mengenalinya sebagai sindiran. Kegemaran atas dugaan penemuan Herschel bahkan membodohi komite ilmuwan Universitas Yale, yang melakukan perjalanan ke New York untuk mencari artikel Edinburgh Journal. Setelah karyawan Sun mengirim mereka bolak-balik antara kantor percetakan dan editorial, berharap untuk mencegah mereka, para ilmuwan kembali ke New Haven tanpa menyadari bahwa mereka telah ditipu.

Pada tanggal 16 September 1835, Sun mengakui artikel itu bohong. Orang-orang pada umumnya merasa terhibur dengan semua ini, dan penjualan koran itu tidak menderita. Matahari terus beroperasi sampai 1950, ketika bergabung dengan New York World-Telegram. Merger dilipat pada tahun 1967. Sebuah surat kabar New York Sun baru didirikan pada tahun 2002, tetapi tidak ada hubungannya dengan aslinya.

Kesimpulan

Kita akan sulit membedakan yang mana berita bohong (HOAX) dan yang mana yang berita yang akurat, tetapi setelah membaca kajian tentang HOAX diatas kita bisa sedikit terhindar dari berita bohong, yaitu dengan mencari lebih dalam lagi mengenai berita yang dimaksud,

“FAKE NEWS”

Postingan bersejarah lainnya:


0 Komentar

Tinggalkan Balasan