Mengapa sebuah benda dapat jatuh

Mengapa Benda Jatuh? Menurut Para Ahli

Saat di bangku sekolah dasar kita diajarkan banyak sekali teori yang untuk menjawab pertanyaan – pertanyaan aneh yang selalu keluar dari imajinasi kita, salah satunya tentang mengapa benda jatuh kebawah?.., jawaban dari pertanyaan ini akhirnya kita dapatkan setelah berada di kelas 4 melalui teori GRAVITASI.

Teori ini juga menjelaskan beberapa hal yang membingungkan seperti kenapa orang yang tinggal dibagian bawah bumi yang bulat tidak jatuh keluar angkasa? dan jawabannya tentu saja ialah karena Gravitasi bumi selalu menarik semua benda ke inti bumi.

maklum soalnya kita lebih dulu tau konsep Bumi bulat dibanding teori gravitasi.

Penyebab Benda Jatuh Menurut Para Ahli
SumberTypepad

Mengapa sebuah benda bisa jatuh?

Terlepas dari semua itu, ada teori RELATIVITAS yang di kemukakan oleh Einstein, dan teori ini juga menjelaskan mengapa semua benda di bumi jatuh kebawah?

Ini menandakan bahwa Teori Gravitasi saja tidak cukup untuk menjawab semua hal yang berkaitan dengan itu. dan ini juga alasan kenapa ada banyak orang yang bertanya-tanya tentang hal dibawah ini

  • Apa itu materi gravitasi?… kita hanya diajarkan bahwa gravitasi adalah gaya yang menarik benda ke inti bumi, dan juga percepatannya adalah 9,8m/s2, tetapi tidak dijelaskan apa meteri-nya.
  • Apakah 9,8 m/s bisa diterapkan pada awan atau benda melayang lainnya?…
  • Seperti kita tahu bahwa kalau ada yang namanya tarik-menarik berarti ada tolak-menolak seperti magnet, karena yang membuat hal itu terjadi ialah adanya kutub utara dan selatan, jika yang membuat benda jatuh itu dikarenakan proses tarik-menarik, berarti harus ada tempat di bumi yang menolak benda. adakah tempat di bumi yang seperti itu?
  • Inti bumi terdiri dari campuran besi dan nikel, apakah kedua benda ini jika di campur akan mempunyai sifat seperti magnet, dan bisa menarik benda- benda lain seperti air, tanah, daging, dll.?

Itu adalah pertanyaan – pertanyaan aneh yang sering ditemukan di forum-forum yang membahas Sains. dan juga sering di ajukan oleh orang orang yang meyakini bumi datar (flat Earth).

jika dipikir menggunakan logika, Pertanyaan – pertanyaan itu cukup masuk akal, Untuk itu Pembahasan ini membahas Penyebab benda jatuh dari berbagai sudut pandang, jadi bukan hanya Gravitasi saja


Mengapa Benda Jatuh Kebawah? jelaskan menurut beberapa pandangan

Isaac Newton: (Hukum Gravitasi Universal)

SIR-ISAAC-NEWTON-PENYEBAB-BENDA-JATUH-THEORY-ID

Sejarah teori gravitasi

Menjawab mengapa bena jatuh?Newton punya cerita menarik yaitu sebuah apel jatuh menimpa kepalanya, cerita itupun yang menjadi asal usul penemuan Hukum Gravitasi. Cerita tersebut nyaris tidak benar.

Namun jauh saat sebelum itu, hukum gravitasi telah lama jadi bahan pemikirannya. Walaupun pada saat apel tersebut menimpa kepalanya ia mulai berpikir serta bertanya bahwa apakah gaya yang bekerja pada buah apel ini sama dengan gaya yang bekerja antara bulan serta bumi?

Gravitasi mula- mula pertama kali diperkenalakan pada tahun 1665, oleh Sir Isaac Newton, serta berargumen bahwa

“Tiap massa menarik massa titik yang lain dengan gaya segaris dengan garis yang menghubungkan kedua titik. Besar gaya tersebut berbanding lurus dengan perkalian kedua massa tersebut serta berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua massa titik tersebut.”

Isaac Newton menciptakan hukum gravitasi, yang sanggup memaparkan gerak benda langit yang dikenal dikala itu. Ia pula menampilkan kalau hukum yang sama pula yang menimbulkan benda sehari- hari jatuh ke bawah.

Penjelasan teori gravitasi

untuk lebih jelasnya simaklah pada Rumus gaya gravitasi dibawah ini:

Rumus Gaya Gavitasi
Rumus Gaya Gavitasi

F merupakan besar dari gaya gravitasi antara kedua massa titik tersebut
G merupakan konstanta gravitasi
m1 merupakan besar massa titik pertama
m2 merupakan besar massa titik kedua
r merupakan jarak antara kedua massa titik, dan
g merupakan percepatan gravitasi=RUMUS-GAYA-GRAVITASI-ISAAC-NEWTON-PENYEBAB-BENDA-JATUH-THEORY-ID

Dalam Sistem Internasional, F diukur dalam newton (N), m1 serta m2 dalam kilogram (kg), r dalam meter (m).

nilai konstanta berhasil ditentukan pada tahun 1798 oleh seorang ilmuwan Inggris Sir Henry Cavendish. dan konstanta G kira-kira sama dengan 6,67 × 10−11 N m2 kg−2.

Dari persamaan ini bisa diturunkan persamaan untuk menghitung berat. Berat sesuatu benda merupakan hasil kali massa benda tersebut dengan percepatan gravitasi bumi. PPersamaan tersebut bisa dituliskan sebagai berikut: W=mg. “W merupakan gaya berat benda tersebut, m adalah massa dan g merupakan percepatan gravitasi”.

Gravitasi menyebabkan 2 benda bermassa m1 serta m2 tiap- tiap memperoleh gaya F ke arah satu sama lain. Gaya F lebih lemah bila jarak terus menjadi jauh. Bila jarak lebih jauh 2×, hingga F lebih kecil 4×.

Kesimpulan teori gravitasi

Di Bumi seluruh benda mendapat gaya gravitasi Bumi. Gaya ini kita sebut dengan sebutan‘ berat’. Pada diagram gravitasi universal di atas, bila m1 merupakan Bumi serta m2 merupakan benda, F yang bekerja pada m2 merupakan gaya yang kita sebut selaku‘ berat’.

Tahun 1687, Isaac Newton menulis buku “Philosophiæ Naturalis Principia Mathematica” yang menarangkan hukum gerak, hukum gravitasi universal, serta penurunan hukum gerak planet Kepler.

Pada edisi keduanya yang diterbitkan tahun 1713, Newton menambahkan esai“ General Scholium”. Di sini Newton membuat statment“ hypotheses non fingo” yang populer. Ia berkata belum bisa menciptakan pemicu dari sifat- sifat fenomena gravitasi yang diketahuinya, serta menolak untuk berspekulasi.

bisa disimpulkan Newton tidak bisa menarangkan dari mana asalnya gravitasi serta gimana metode kerjanya. Newton cuma sanggup memandang dari efek- efek yang ditimbulkan gravitasi pada benda di alam, misalnya benda jatuh. Newton mengemukakan kalau tiap partikel bermassa mempunyai gaya tarik alias gravitasi.

Albert Einstein: Relativitas Umum

albert-einstein-1933340-PENYEBAB-BENDA-JATUH-THEORY-ID

Unutuk menarangkan tentang Gravitasi, Einstein dikenal dengan teorinya ialah teori relativitas, teori ini dipecah jadi 2 yakni Relativitas umum Serta Relativitas Khusus, namun diantara keduanya, teori yang sangat menonjol mengenai gravitasi ialah Relativitas umum, OK langsung saja cari ketahui lebih dalam tentang teori ini.

Relativitas Umum

Relativitas umum merupakan teori gravitasi yang dibesarkan oleh Einstein pada tahun 1907- 1915. Pengembangan relativitas umum diawali dengan asas ekivalensi, di mana kondisi gerak dipercepat serta diam pada suatu medan gravitasi( contohnya, pada saat berada pada permukaan bumi) yang identik secara fisik. Hasilnya merupakan jatuh bebas merupakan gerak inersia objek yang lagi jatuh bebas bakal jatuh sebab seperti itu bagaimana objek bergerak pada saat tidak terdapat gaya yang diberikan pada benda tersebut, bukan akibat gaya gravitasi serupa pada permasalahan mekanika klasik.

Sehingga hal ini tidak sesuai dengan mekanika klasik serta relativitas khusus sebab pada teori ini objek yang bergerak inersia tidak bisa memesatkan terhadap satu sama lain, tetapi objek yang jatuh bebas bisa. Untuk menuntaskan permasalahan ini, Einstein menerangkan kalau ruang- waktu merupakan kelengkungan. Tahun 1915, dia merancang persamaan medan Einstein yang menghubungkan kelengkungan ruang- waktu terhadap massa, tenaga, serta momentum.

TEORI-RELATIVITAS-EINSTEIN-PENYEBAB-BENDA-JATUH-THEORY-ID

Beberapa akibat relativitas umum adalah:

  • Jam hendak bergerak terus menjadi pelan pada lubang gravitasi yang kian dalam. Hal ini disebut dilatasi waktu gravitasi.
  • Presesi orbit dengan metode yang tidak sama dengan teori gravitasi Newton.( Perihal ini sudah diamati pada orbit Merkurius serta binary pulsar).
  • Cahaya sinar berbelok dengan terdapatnya medan gravitasi.
  • Massa berotasi“ menyeret” sejauh ruang- waktu di sekitarnya, fenomena yang diketahui dengan“ frame- dragging“.
  • Meluasnya alam semesta, serta bagian yang jauh bergerak dari kita lebih kilat dari kecepatan cahaya.

Perbedaan Pendapat Einstein dan Newton

Bilamana Newton tidak bisa menarangkan asal gravitasi, Einstein sanggup menjelaskannya lewat teori relativitas umum. Baginya, gravitasi ialah lengkungan ruang- waktu yang terdistorsi oleh massa. Newton berkata gravitasi ialah gaya, tetapi Einstein menarangkan itu bukan gaya tetapi dampak distorsi massa pada ruang- waktu.

Perbandingan uraian gravitasi oleh Newton serta Einstein ini ialah perihal yang normal. Suatu teori hendak terus berlaku sepanjang tidak terdapat teori baru yang sanggup menarangkan lebih baik. Teori gravitasi Newton dikira tidak cocok dengan konsep ruang- waktu Einstein sehingga Einstein mengemukakan teori baru menimpa gravitasi.

Hal tersebut bukan berarti Newton seluruhnya salah, malah teori Newton jadi pijakan Einstein dalam menarangkan teori gravitasi yang cocok dengan konsep ruang- waktu. Maksudnya teori gravitasi Newton disempurnakan oleh Einstein.

Nikola Tesla – Elektromagnetik

NIKOLA-TESLA-PENYEBAB-BENDA-JATUH-THEORY-ID

Sejarah Elektomagnetik Tesla

Tesla dikenal sebagai fikikawan, teknisi listrik, penemu, dll. banyak sekali hal – hal revolusioner yang dikemukakan oleh fisikawan satu ini, bagimana tidak, pada tahun 1990an Tesla mencoba untuk mengembangkan penerangan nirkabel dan distribusi tenaga listrik nirkabel dalam percobaan tenaga berfrekuensi tinggi di New York dan Colorado Springs.

jadi dia telah mecoba membuat penerangan listrik tanpa kabel. tapi saat Tesla mencoba untuk membuatnya menjadi nyata dalam proyek Wardenclyffe Tower, sebuah pemancar tenaga dan komunikasi nirkabel antarbenua, namun kehabisan dana sebelum sempat menyelesaikannya.

saya pikir sudah cukup perkenalan tantang Tesla, mari kita lihat hal gila apa yang telah di asumsikan tentang “mengapa sebuah benda bisa jatuh kabawah”.

Berbeda ilmuan lain, Tesla meyakini kalau matahari tidak teramat besar( 109 x bumi), serta tidak sejauh yang selama ini di dogmakan kepada kita. Matahari begitu dekat, serta berdimensi lebih besar sedikit dari bulan, dan mengorbit terhadap bumi.

Tesla berkata jika matahari serta bulan bergerak secara nirkabel di medan media elektromagnetik, ialah bumi. Tesla meyakini kalau bumi merupakan pusat dari alam semesta. Elektromagnetik, membantah teori gravitasi, sebab satu- satunya gaya yang di butuhkan buat melawan, ialah elektromagnetik, dan bukan lah gravitasi.

ATOM-POS2-PENYEBAB-BENDA-JATUH-THEORY-ID

Apa yang dipaparkan Tesla sejalan dengan kenyataan keberadaan elektromagnetik di dalam atom. Bersumber pada riset, Atom terdiri dari faktor Proton(+), Electron(-) serta Neutron( N). Proton serta Neutron terdapat di pusat Atom sebaliknya Elektron mengelilingi inti Atom.

jadi, bumi ibarat pusat atom, sedangkan bulan serta matahari memiliki elemen yang berbeda dengan bumi, sehingga bertabiat semacam elektron, ialah mengelilingi bumi. Ini lah yang disebut elektromagnetik.

aku tidak terlalu yakin dengan teori ini, dan juga walau bagaimanapun ini cumalah anggapan/ perkiraan, bumi dan neutron itu sangat berbeda.

Archimedes – Massa jenis

ARCHIMEDES-PENYEBAB-BENDA-JATUH-THEORY-ID

Sejarah Massa jenis Archimedes

Archimedes terkenal sangat aktif melaksanakan bermacam temuan. Diantara seluruh penemuannya, yang sangat populer merupakan kala dia ditugaskan buat menguji kandungan kemurnian emas mahkota Raja Hieron, yang baru saja selesai dibuat oleh pembuat mahkota. Raja Hieron curiga kalau sang pembuat mahkota berbuat curang dengan mengombinasikan perak ke mahkotanya.

Dari catatan sejarah hidup Archimedes, dipaparkan kalau Archimedes memecahkan permasalahan ini kala ia lagi pusing memikirkan jawabannya,

akhirnya dia menceburkan diri kedalam bak mandi umum yang penuh air. sesaat itu Archimedes mencermati kalau air yang tumpah dari bak mandi ada kaitannya dengan badannya yang terbenam dalam air.

Menemukan ide

Ini memberinya ide untuk membongkar permasalahan mahkota. Ia sangat bahagia sampai dia bangkit serta berlari telanjang sepanjang jalan kerumah, setibanya dirumah dia berteriak kepada istrinya Eureka! Eureka! yang artinya“ aku dapat, aku dapat”. kemudian dia membuat hukumnya sendiri.

Archimedes setelah itu segera mempraktikkan idenya itu untuk menguji mahkota sang Raja. Dia mengambil bongkahan emas serta perak dengan bobot yang sama, setelah itu menyamakan bobot keduanya. Berikutnya, dengan metode yang sama dia menyamakan mahkota serta perak murni dengan bobot keduanya sama. Perbandingan hasil antara kedua perbandingan ini hendak menampilkan kalau mahkota sang Raja bukan emas murni. serta sang pembuat mahkota itupun dihukum mati.

Hukum Archimedes itu bunyinya kira-kira seperti ini:

Sesuatu benda, bila dicelupkan ke dalam fluida( sebagian maupun seluruhnya), bakal mengalami gaya angkat ke atas yang sama besar dengan berat fluida yang dipindahkannya.

Badan terbenam dalam fluida mengalami gaya apung sama dengan berat fluida yang dipindahkan. Prinsip ini bisa digunakan buat menyamakan kepadatan mahkota emas dengan emas padat menyeimbangkan mahkota pada skala dengan ilustrasi rujukan emas, setelah itu merendam aparatur dalam air. Perbandingan densitas antara 2 ilustrasi akan menimbulkan skala ke ujung cocok.

Dalam bacaan abad ke- 12 bertajuk mappae clavicula terdapat petunjuk tentang metode untuk melaksanakan penimbangan dalam air buat menghitung persentase perak yang digunakan.

BERAT-JENIS-PENYEBAB-BENDA-JATUH-THEORY-ID

Adapun 3 hukum turunan dari hukum Archimedes yang berbunyi:

  1. Benda hendak terapung bila massa jenis benda yang dimasukan kedalam air lebih kecil dari massa jenis zat cairnya
  2. Benda hendak melayang bila massa jenis benda yang dimasukan kedalam air sama dengan massa jenis zat cairnya
  3. Benda hendak tenggelam bila massa jenis benda yang dimasukan kedalam air lebih besar dari pada massa jenis zat cairnya.

Kesimpulan teori massa jenis Archimedes, Mengapa benda jatuh?

Kenapa besi tenggelam di dalam air? Sebab berat jenis besi lebih besar dari mediumnya( air), serta kebalikannya kenapa gabus dapat mengapung diatas air, sebab berat jenis gabus lebih ringan dibanding berat mediumnya( air). Serta bila berat jenis benda serta mediumnya sama, hingga benda terebut bakal melayang.

BALON-PENYEBAB-BENDA-JATUH-THEORY-ID

Kita serta benda- benda di bumi mempunyai berat jenis. Lalu apa yang jadi medium kita? Jawabannya“ Udara”. Kenapa kita dapat terjatuh?, sebab berat jenis kita lebih besar dari pada udara selaku medium. Begitu halnya dengan balon udara( helium), kenapa dapat terbang? sebab berat jenis balon tersebut lebih ringan dari udara.

Awan dapat melayang sebab berat jenisnya sama dengan udara, sederhana serta logis. Inilah yang menjawab kenapa gravitasi dapat menarik gajah, tetapi tidak sanggup menarik awan ataupun balon gas,

dari seluruh uraian yang terdapat, teori dari Archimedes ini yang sangat sederhana, dan benar sih teori Archimedes ini menarangkan tantang“ kenapa sebuah benda dapat jatuh?” ialah sebab benda tersebut berat jenisnya itu lebih besar dibanding dengan mediumnya, tetapi teori ini juga tidak dapat menarangkan mengapa benda tersebut harus kebawah?… ataupun dapat dikatakan“ Kenapa suatu benda dapat jatuh kebawah?….

Kesimpulan

Ternyata pertanyaan yang sangat sederhana ini, menjadi misteri yang tidak bisa ditemukan titik terangnya, sebenarnya masih banyak juga teori tentang “mengapa sebuah benda bisa jatuh kebawah?..” salah satunya yaitu pendapat “bumi berbentuk datar dan selalu bergerak keatas”, memang ini menjelaskan semuanya tetapi ini juga bisa memunculkan pertanyaan lain yaitu : mengapa bumi harus bergerak keatas?..

kalau diambil dari jalan tengahnya,

  1. ketika berada pada pada permukaan bumi yang identik secara fisik. Hasilnya adalah jatuh bebas, objek yang sedang jatuh bebas akan jatuh karena itulah bagaimana objek bergerak ketika tidak ada gaya yang diberikan pada benda tersebut.(einstein),
  2. kecepatan jatuh bebasnya adalah 9,8m/s².(newton-percepatan gravitasi)
  3. dan cara kerjanya seperti elekromagnetik (Nikola Tesla)
  4. kalau percepatannya 9,8m/s², lalu bagaimana awan tidak pernah jatuh kebumi?.. karena berat jenis awan sama dengan udara, yang membuatnya melayang (Archimedes)
  5. dan KENAPA HARUS KEBAWAH?….

[expander_maker id=”2″ more=”*daftar pustaka” less=”*tutup”]

DAFTAR PUSTAKA

[/expander_maker]

0

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.