id ego dan superego – Bagi para psikoanalisis, istilah kepribadian adalah pengutamaan alam bawah sadar (unconscious) yang berada di luar sadar, yang membuat struktur berpikir diwarnai oleh emosi.

id ego dan superego
Sumber : me.me

Mereka beranggapan, perilaku seseorang sekedar wajah permukaan karakteristiknya, sehingga untuk memahami secara mendalam kepribadian seseorang, harus diamati gelagat simbolis dan pikiran yang paling mendalam dari orang tersebut.

Mereka juga mempercayai bahwa pengalaman masa kecil individu bersama orang tua telah membentuk kepribadian individu.

Anggapan tentang karakteristik di atas memperoleh tempat utama dalam teori kepribadian dari Sigmund Freud.

Apa itu Kepribadian

Masing-masing individu memiliki karakteristik kepribadian atau pembawaan yang membuatnya berbeda dari yang lainnya.

Pembawaan yang dimaksud seperti pikiran, perasaan, dan tingkah laku merupakan karakteristik seseorang yang menampilkan cara ia beradaptasi dan berkompromi dalam kehidupan. Itulah yang disebut kepribadian

Pengertian kepribadian menurut para ahli

  • Allport, kepribadian merupakan susunan sistem-sistem psikofisik yang dinamis dalam diri individu, yang menentukan penyesuaian yang unik terhadap lingkungan. Sistem psikofisik yang dimaksud Allport meliputi sikap, keyakinan, keadaan emosional, keyakinan dan nilai. Selain itu termasuk juga perasaan dan motif yang bersifat psikologi akan tetapi memiliki dasar fisik dalam kelenjar, saraf, dan keadaan fisik anak secara umum.
  • Koetjaraningrat, kepribadian merupakan beberapa ciri watak yang diperlihatkan seseorang secara lahir, konsisten, dan konsekuen dalam bertingkah laku, sehingga individu memiliki identitas khusus yang berbeda dengan orang lain.
  • Cuber, bahwa kepribadian adalah gabungan keseluruhan dari sifat-sifat yang tampak dan terlihat oleh seseorang.
  • Browen, pengertian kepribadian adalah corak tingkah laku sosial yang meliputi opini, sikap, corak kekuatan, keinginan, dan dorongan seseorang.
  • Theodore, definisi kepribadian adalah organisasi sikap-sikap/ prespositons yang seseorang miliki sebagai latar belakang terhadap perilaku.

Struktur Kepribadian Sigmund Freud

Sigmund freud
Sumber : verywellmind.com

Sigmund Freud lahir pada tahun 1856 di Austria, ia Pendiri sekolah pemikiran Psikoanalisis memperoleh gelar medisnya pada tahun 1881 dan menjadi ahli saraf.

Freud membagi struktur kepribadian menjadi 3 yaitu: id (terletak di bagian tidak sadar) yang merupakan reservoir pulsi dan menjadi sumber energi psikis. Ego (terletak di antara alam sadar dan tidak sadar) yang berfungsi sebagai penengah yang mendamaikan tuntutan pulsi dan larangan superego. Superego (terletak sebagian mengawasi dan menghalangi pemuasan sempurna pulsi pulsi tersebut) yang merupakan hasil pendidikan dan identifikasi pada orang tua (Minderop, 2013: 21).

Freud mengibaratkan id sebagai raja atau ratu, ego sebagai perdana menteri dan superego sebagai pendeta tertinggi.

id (das Es)

Id selaku Raja, penguasa absolut, harus dihormati, manja, sewenang-wenang, dan mementingkan diri sendiri, apa yang diinginkannya harus segera terlaksana.

Id merupakan energi psikis dan naluri yang menekan manusia agar memenuhi kebutuhan dasar seperti misalnya kebutuhan: makan, sesk menolak rasa sakit atau tidak nyaman.

Menurut Freud, id berada di alam bawah sadar, tidak ada kontak dengan realitas.

Cara kerja id berhubungan dengan prinsip kesenangan, yakni selalu mencari kenikmatan dan selalu menghindari ketidaknyamanan

id adalah satu satunya struktur kepribadian yang sudah ada sejak lahir

Ego (das Ich)

Ego selaku perdana menteri yang diibaratkan memiliki tugas harus menyelesaikan segala pekerjaan yang terhubung dengan realitas dan tanggap terhadap keinginan masyarakat.

Ego terperangkap di antara dua kekuatan yang bertentangan dan dijaga serta patuh pada prinsip realitas dengan mencoba memenuhi kesenangan individu yang dibatasi oleh realitas.

Seseorang penjahat, misalnya, atau seorang yang hanya ingin memenuhi kepuasan diri sendiri, tertahan dan terhalang oleh realitas kehidupan yang dihadapi.

Demikian pula dengan adanya individu yang memiliki impuls-impuls seksual dan agresivitas yang tinggi misalnya tentu saja nafsu-nafsu tersebut tidak terpuaskan tanpa pengawasan.

Demikianlah, ego menolong manusia untuk mempertimbangkan apakah ia dapat memuaskan diri tanpa mengakibatkan kesulitan atau penderitaan bagi dirinya sendiri.

Ego berada di antara alam sadar dan alam bawah sadar.

tugas ego memberi tempat pada fungsi mental utama, misalnya: penalaran, penyelesaian masalah dan pengambilan keputusan.

Dengan alasan ini, ego merupakan pimpinan utama dalam kepribadian; layaknya seorang pimpinan perusahaan yang mampu mengambil keputusan rasional demi kemajuan perusahaan.

Id dan ego tidak memiliki moralitas karena keduanya ini tidak mengenal nilai baik dan buruk

Superego (das Über Ich)

Superego ibaratnya seorang pendeta yang selalu penuh pertimbangan terhadap nilai-nilai baik dan buruk harus mengingatkan si id yang rakus dan serakah bahwa pentingnya perilaku yang arif dan bijak.

Struktur ini mengacu pada moralitas dalam kepribadian.

Superego sama halnya dengan ‘hati nurani’ yang mengenali nilai baik dan buruk (conscience).

Sebagaimana id, superego tidak mempertimbangkan realitas karena tidak bergumul dengan hal-hal realistik, kecuali ketika impuls seksu*l dan agresivitas id dapat terpuaskan dalam pertimbangan moral.

Contoh id ego dan superego

Contoh kasus yang menggambarkan id, ego, dan superego dalam kehidupan sehari hari seperti; saat seseorang merasa tidak nyaman dengan pasangannya (id), ia mempertimbangkan antara tetap atau mengakhiri hubungannya itu (super-ego), setelah mempertimbangkan iapun membuat sebuah keputusan (Ego)

Kesimpulan

Id, ego dan super-ego merupakan konstruksi teoretis yang mendeskripsikan aktivitas dan interaksi mental manusia.

Walaupun model ini bersifat struktural dan mengacu kepada struktur psikis, id, ego, dan super-ego hanyalah konsep psikologis belaka dan tidak mengacu kepada struktur otak seperti layaknya dalam bidang neurosains.

“id, ego, superego”

Psikologi itu keren


0 Komentar

Tinggalkan Balasan