Terdapat banyak sekali orang yang sering menyembunyikan kepribadian aslinya saat berinteraksi dengan orang lain. Dengan berbagai alasan, orang-orang tersebut tidak menunjukan jati diri yang sebenarnya di depan banyak orang.

Namun, sebenarnya Kamu bisa mengetahui karakter asli dari seseorang menggunakan ilmu psikologi. Psikologi ini memungkinkan Kamu untuk membongkar kepribadian seseorang tanpa harus sangat mengenal orang tersebut.

Tetapi, ada juga orang yang sangat pintar untuk melakukan sandiwara dan menyimpan rapat-rapat rahasia kepribadiannya. Tapi, semua itu pasti akan terbongkar seiring dengan berjalannya waktu apalagi jika didepan seorang psikolog.

Karena psikolog dapat menyimpulkan kepribadian seseorang hanya dengan berbagai tindakan sederhana saja. Contohnya adalah saat seseorang berjalan dan berjabat tangan dengan orang lain. Untuk lebih jelasnya, Kamu bisa membaca rangkuman dibawah ini untuk mengetahui sifat asli seseorang.

A. Mengetahui Sifat Asli Seseorang Dari Cara Bicara

Mengetahui karakter asli seseorang
Sumber : Pexels

Bicara dengan Suara Pelan

Menurut beberapa penilitan psikologis, orang-orang yang sering berbicara dengan suara pelan cenderung memiliki masalah dengan kepercayaan dirinya. Mereka yang sering kali berbicara pelan, biasanya sering merasa minder terhadap orang lain sehingga merasa lebih baik apabila memelankan suaranya.

Bicara Sarkas

Orang yang sering berbicara sarkas dan kasar ternyata memiliki mental serta fungsi otak yang lebih baik dibandingkan orang yang tidak pernah berbicara atau menerima kata sarkas. Selain itu, mereka yang sering berbicara sarkas cenderung memiliki kepribadian yang terang-terangan dan apa adanya. Hal ini diungkapkan oleh peneilitan yang dilakukan di University of California San Francisco.

Bicara Lambat

Walaupun orang yang berbicara dengan tempo lambat sering kali dianggap tidak cerdas, namun ternyata banyak orang cerdas yang juga sering berbicara dengan tempo lambat. Hal ini dikarenakan mereka selalu berpikir sebelum berbicara agar bisa menyampaikan sesuatu dengan tepat.

Bicara Cepat

Orang yang sering berbicara dengan cepat, bisa jadi mereka adalah kebalikan dari orang yang berbicara dengan tempo lambat. Mereka cenderung ingin didengar dengan cara berbicara cepat agar tidak disela orang lain, dan mereka juga cenderung memiliki sifat yang tidak berpikir sebelum berbicara.

Bicara dengan Suara Lantang

Orang yang sering berbicara dengan suara lantang memiliki jiwa kepemimpinan yang lebih tinggi dibandingkan orang lain. Karena mereka biasanya memiliki sifat yang tegas dan mampu membuat orang lain mendengarkan pembicaraannya. Namun tidak semuanya seperti itu, ada juga orang yang berbicara lantang untuk mendapatkan perhatian dan pujian dari orang lain.

Bicara dengan Suara Lembut

Mereka yang sering berbicara dengan suara lembut biasanya memiliki kepribadian yang terbalik dengan orang yang sering berbicara sarkas. Mereka cenderung memiliki kekhawatiran terhadap lawan bicara dan takut dicela oleh orang lain. Tetapi tidak selamanya orang yang sering berbicara dengan lembut memiliki kepribadian yang baik, karena bisa jadi mereka hanya berpura-pura baik didepan orang lain.

B. Mengetahui Sifat Asli Seseorang Dari Perilakunya

Mengetahui kepribadian seseorang
Sumber : Pexels

Saat Berjalan

Orang yang sering berjalan dengan tegak, cenderung pKamui bergaul, berkarisma dan dapat diKamulkan. Tetapi, ada juga orang yang memaksa berjalan tegak untuk mencari perhatian dari orang lain.

Sedangkan orang yang sering berjalan dengan lambat dan menunduk biasanya memiliki sifat pemalu, khawatir yang tinggi dan juga introvert. Biasanya mereka memiliki sifat yang berkebalikan dengan orang yang berjalan dengan tegak.

Saat Berjabat Tangan

Orang yang berjabat tangan dengan kuat dan tegas namun tidak menekan, cenderung memiliki rasa percaya diri yang tinggi dan pKamui bergaul. Terlebih lagi jika orang tersebut tidak menghindari tatapan mata langsung pada saat berjabat tangan.

Sedangkan orang yang lemah saat berjabat tangan biasanya memiliki sifat yang tidak percaya diri, pemalu dan sulit untuk beradaptasi dengan lingkungannya.

Saat Mendengarkan Cerita

Orang yang mendengarkan cerita dengan seksama, cenderung memiliki sifat yang baik hati dan rasa empati yang tinggi. Namun tidak ada jaminan jika mereka memiliki sifat yang suka menolong, karena kebanyakan orang hanya penasaran terhadap cerita Kamu.

Sedangkan orang yang sering memotong cerita dan malah menceritakan balik dirinya biasanya memiliki sifat yang egois dan keras kepala. Tetapi, Kamu perlu bercerita secara langsung untuk melihat ekspresi mereka saat mendengarkan cerita Kamu.

Saat Mengenal Orang Baru

Saat seseorang sudah lama mengenal satu sama lain, biasanya mereka mampu berinteraksi dengan bebas dan saling terbuka. Namun, pada saat mengenal orang baru belum tentu mereka bisa berinteraksi dengan baik.

Orang yang mampu berinteraksi dengan baik dan aktif terhadap seseorang yang baru dikenalnya, biasanya mereka memiliki sifat percaya diri dan sosialisasi yang tinggi. Sedangkan apabila sebaliknya, mereka cenderung bersifat pemalu dan tidak percaya diri.

Saat Bertatap Mata

Saat berinteraksi dengan orang lain, tatapan mata bisa menjadi salah satu cara untuk mengetahui sifat orang tersebut. Psikolog Adrian Furnham mengatakan bahwa orang extrovert cenderung lebih sering melakukan kontak mata, sedangkan introvert sering kali menghindari kontak mata.

Orang yang menatap lawan bicara secara langsung cenderung memiliki kepribadian yang hangat terhadap orang sekitarnya, serta percaya diri dan mudah bergaul. Sedangkan orang yang sering menghindari tatapan mata secara langsung dan bola matanya tidak bisa diam, cenderung memiliki sifat tertutup, pemalu, suka menyendiri dan kurang baik dalam bersosialisasi.

Selain itu, orang yang memiliki tatapan mata dingin biasanya memiliki kepribadian yang emosional, mudah marah, tidak sabaran dan keras. Sedangkan orang yang memiliki tatapan mata sayu cenderung memiliki sifat pemalas, moody-an dan sulit berkomitmen. Namun, biasanya mereka akan sangat romantis terhadap pasangannya.

Saat MemKamung & Memperlakukan Orang Lain

Terdapat banyak sekali orang yang sering memKamung rendah orang lain hanya karena pekerjaannya ataupun statusnya. Namun, ternyata hal tersebut bisa menjadi salah satu cara untuk membaca karakter seseorang.

Bahkan Ron Shaich, yang merupakan CEO dari Panera Bread pernah menolak memperkerjakan seseorang yang baik kepadanya, namun kasar terhadap seseorang yang sedang membersihkan meja didekatnya.

Saat Menepati Waktu

Orang yang datang tepat waktu cenderung memiliki sifat yang disiplin, menghargai waktu dan menghargai orang lain. Sedangkan orang yang sering datang terlambat atau tidak tepat waktu biasanya memiliki sifat yang suka menunda-nunda dan kurang menghargai.

Saat Berkomunikasi

Terakhir adalah saat berkomunikasi, terdapat beberapa hal yang sudah dibahas diatas tadi seperti saat berjabat tangan, mendengarkan cerita, mengenal orang baru dan bertatap mata. Namun tidak sampai disitu saja, saat seseorang sering mengecek handphone ketika berinteraksi juga dapat menjadi salah satu cara membaca karakteristik seseorang.

Jika seseorang sering membuka handphone pada saat berinteraksi, mereka cenderung memiliki sifat yang kurang menghargai dan kurang dapat berinteraksi secara langsung dengan orang lain. Selain itu, mereka juga tidak bisa dikatakan sebagai pendengar yang baik karena tidak mendengarkan pembicaraan dengan seksama.

Kesimpulan

Kepribadian seseorang cenderung dipengaruhi oleh kebiasaan orang tersebut, kebiasaan tersebutlah yang menjadikan kepribadian seseorang dapat ditebak oleh orang lain.

“KARAKTER ASLI”

Psikologi itu Keren..


0 Komentar

Tinggalkan Balasan