Cukup sulit untuk menjelaskan apa itu paradoks, tapi mudah mudahan penjelasan ini bisa membantu

Kata “PARADOKS” sering dijumpai di buku buku yang membahas teori teori tentang kebenaran, tidak banyak yang tahu tentang Apa Itu Paradoks, bahkan beberapa dari mereka menyimpulkan arti kata paradoks dan menimbulkan sebuah pernyataan yang membingungkan.

Paradoks kebanyakan muncul dalam bentuk pertanyaan, dan kadang kadang mengundang emosi, pertanyaannya selalu memutar otak, itulah tidak jarang orang orang menganggap bahwa tidak ada jawaban untuk teka teki paradoks

Paradoks Adalah
Sumber : https://palmerpawprint.org

Dan dari semua kekeliruan tetang paradoks disini akan mengupas tuntas Apa itu paradoks secara singkat, padat, jelas, dan melihat dari sudut pandang yang berbeda. dan disini juga akan menjawab pertanyaan dalam paradoks. OK langsung saja ke inti pembahasan.

DAFTAR ISI

1. Apa yang di maksud dengan PARADOKS ?..

1.1 Arti kata paradoks

Arti Paradoks berasal dari kata dalam bahasa Latin yaitu “paradoksum” atau dalam bahsa Yunani “paradokson”. kata ini jika di telusiri maka akan terdiri dari 2 kata diantaranya “para” artinya menurut dan “doxa” artinya apa yang diterima.

1.2 Definisi arti kata paradoks

secara umum definisi paradoks adalah pernyataan yang meskipun tampaknya didasarkan pada premis yang benar, mengarah pada kesimpulan yang tampaknya bertentangan dengan diri mereka sendiri atau secara logis tidak dapat diterima.

Paradoks ini melibatkan unsur-unsur yang saling bertentangan tetapi saling terkait yang ada secara bersamaan dan bertahan seiring waktu.

1.3 apa itu Paradoks dalam KBBI

paradoks/pa·ra·doks/ n adalah pernyataan yang seolah-olah bertentangan (berlawanan) dengan pendapat umum atau kebenaran, tetapi kenyataannya mengandung kebenaran.

Contoh Paradoks
Sumber : http://factmyth.com

2. Contoh Paradoks

2.1 Paradoks pembohong

Paradoks pembohong adalah teka teki yang didefinisikan dalam filsafat dan logika sebagai pernyataan “Kalimat ini salah.” Setiap upaya untuk menetapkan biner klasik nilai kebenaran ke pernyataan ini menyebabkan kontradiksi, atau paradoks.

Hal ini terjadi karena jika pernyataan “Kalimat ini salah” adalah benar, maka itu salah; Ini berarti secara teknis benar, tapi juga itu salah, dan seterusnya tanpa akhir.

ada dua paradoks pembohong yang paling terkenal yaitu :

Paradoks Epimenides

Paradoks Epinemides adalah paradox tertua dan yang paling terkenal sepanjang sejarah, kata Epimenides diangkat dari nama seorang filsuf dan penyair kalsik yang mengemukakan paradoks ini.

isi teka teki Epinemides

Kebingungan ini muncul saat Epimenides  mengatakan bahwa “Semua orang kreta adalah pembohong”.

yang menjadi paradoks adalah Epimenides sendiri adalah orang Kreta.

Premis atau hal yang membingungkan dalam teka teki Epimenides
  • Jika semua orang Kreta adalah pembohong, maka Epimenides juga pembohong.
  • Jika Epiminedes adalah pembohong, maka pernyataan bahwa “semua Kreta adalah pembohong” sudah pasti bohong.

Paradoks Pinokio

Pinocchio paradox adalah yang terinspirasi dari tokoh boneka kayu yaitu pinokio. Dikisahkan bahwa setiap kali pinokio itu berbohong hidungnya akan bertambah panjang. panjang hidung pinikio akan terus bertambah jika ia terus berbohong,

tapi begitu juga sebaliknya, jika ia selalu berkata jujur, maka hidungnya sedikit demi sedikit akan kembali seperti semula.

Isi dari teka teki pinokio

yang menjadi paradoks adalah ketika pinokio berkata “hidung saya akan memanjang”.

pertanyaannya, apakah yang akan terjadi?…..

Premis atau hal yang membingungkan dalam teka teki pinokio
  • Jika hidungnya bertambah panjang, berarti pinokio telah jujur dengan perkataannya itu, tapi karena dia jujur harusnya hidungnya tidak memanjang,
  • Jika hidungnya tidak memanjang, berarti pinokio telah berbohong dengan perkataannya, yang berarti hidungnya akan bertambah panjang.

2.2 Paradoks kemahakuasaan

Paradoks kemahakuasaan sering dikaitkan dengan sifat Tuhan yang mahakuasa.

Mayoritas kesulitan paradoks mahakuasa berkaitan dengan kontradiksi yang sebagian orang bayangkan untuk Tuhan, membatasi kemampuan-Nya meskipun Ia mengklaim tanpa batas dalam kekuatannya.

ada banyak paradoks tentang kemahakuasaan, tapi yang paling terkenal adalah paradoks batu

Teka teki batu

paradoks batu adalah yang paling banyak menuai kontraversi, bagaimana tidak, paradox ini menyangkut ke-Tuhanan yang maha Esa, seperti yang kita tahu bahwa Tuhan adalah Dzat yang maha kuasa, dan tak ada yang mustahil jika Tuhan sudah berkehendak.

Isi teka teki tentang batu

Omnipotence Paradox / paradoks batu itu berbunyi :

“Jika Tuhan Mahakuasa / bisa, bisakah Tuhan menciptakan batu yang sangat berat, sehingga Tuhan tidak bisa mengangkatnya”.

Premis atau hal yang membingungkan dalam teka taki batu

Jika berpendapat Tuhan bisa, berarti tuhan tidak maha kuasa karena tidak bisa mengangkat batu tersebut, dan jika berpendapat Tuhan tidak bisa, berarti Tuhan tidak maha kuasa.

2.3 Paradoks Logika

Paradoks ini berkaitan pemikiran logika. Kita semua akan mengatakan bahwa seorang pria tanpa rambut di kepalanya botak, dan bahwa seorang pria dengan, katakanlah, 10.000 rambut di kepalanya adalah berbulu panjang, itu tidak botak, tetapi bagaimana dengan seorang pria dengan hanya 1.000 rambut di kepalanya, yang, katakanlah, tersebar merata? Tidak terlalu jelas apa yang harus kita katakan, walaupun mungkin beberapa masih ingin mengatakan positif “botak,” sementara yang lain ingin mengatakan “tidak botak.”

Perlakuan yang dipelajari dari masalah ini, dalam beberapa tahun terakhir, telah sangat luas, dengan “solusi malas” bukan menjadi satu-satunya yang disukai, dengan cara apa pun.

Solusi malas mengatakan bahwa kurangnya kepastian tentang apa yang harus dikatakan hanyalah masalah kita belum memutuskan, atau bahkan memiliki kebutuhan untuk mengambil keputusan, “precisifikasi” dari konsep yang ada.

Ada yang keberatan dengan cara “epistemik” untuk melihat masalah ini, beberapa di antaranya lebih suka berpikir, misalnya (lihat, misalnya Sainsbury 1995), bahwa ada sesuatu yang pada dasarnya “kabur” tentang kebotakan, sehingga ini merupakan “predikat samar” “Secara alami, bukan hanya melalui kurangnya usaha, atau kebutuhan. (Untuk pekerjaan terbaru di bidang ini, lihat, misalnya, Williamson 1994, dan Keefe 2001)

2.4 Paradoks Zeno

Zeno adalah seorang filsuf yang lahir tahun 490 SM di Elea. dan dia merupakan murid dari Parmenides. Dia mempunyai empat argumen untuk kesimpulan bahwa tidak ada gerakan – hal ini adalah sebagai dukungan untuk apa yang dinyatakan gurunya.

Zeno dari Elea, lahir pada awal mulainya perang Persia, konflik antara Timur dan Barat. Yunani dapat menaklukkan Persia, tapi semua filsuf Yunani tidak pernah berhasil menaklukkan Zeno. Zeno memiliki teka-teki yang tidak dapat dipecahkan oleh logika filsuf terkemuka Yunani saat itu.

bahkan teka tekinya atau paradoksnya itu tidak terselesaikan selama ribuan tahun

Beberapa paradoks zeno diantaranya :

Dikotomi

Didalam paradoks dikotomi, Zeno menyatakan jika ada ruang kosong yang membuat jarak tertentu sesungguhnya jarak itu tidak terbatas. Jarak itu tidak terbatas karena dapat dibagi lagi ke dalam jarak-jarak tertentu yang tidak terbatas jumlahnya karena jarak-jarak tertentu tersebut masih dapat dibagi lagi ke dalam titik-titik yang tidak ada habisnya.

contohnya saat kita berjalan menuju tembok, dalam paradoks dikotomi menyatakan bahwa kita tidak akan sampai ke tembok itu.

karena, mula mula kita berjalan 1/2 perjalanan, kemudian 1/4 perjalanan, lalu setelahnya 1/8 perjalanan, lalu 1/16, dan seterusnya…

Angka tersebut tidak akan sampai ke angka 0, atau tempat tujuannya

Perlombaan lari Achilles dan kura-kura

Achilles adalah kesatria pada perang Troya, mitologi Yunani, dan akan berlomba lari dengan kura-kura, tetapi Tetapi dalam paradoks ini Zeno Menyatakan bahwa Achilles tidak dapat mengalahkan kura-kura yang berjalan lebih dahulu.

Dalam paradoks perlombaan lari Achilles dan kura kura ini mengumpamakan, Achilles berlari dengan kecepatan 1 meter/detik, sedangkan, kura kura dengan kecepatan 1/2 meter/detik.

namun garis start kura kura dimulai dari setengah jarak yang ditempuh, misalnya jarak tempuhnya 2 km, maka garis start kura kura adalah 1 km dan garis start Achilles adalah 0 km

Mengapa Achilles tidak dapat mengalahkan kura-kura yang berjalan lebih dahulu.

Karena, Kura-kura selalu berjalan, begitu Achilles mencapai tempatnya. kura-kura berada pada posisi 1,5 km; Achilles mencapai posisi 1,5 km, kura-kura mencapai posisi 1,75; Achilles mencapai posisi 1,75 km, kura-kura mencapai posisi 1,875 km. dan seterusnya…

Pergerakan Anak panah

Anak panah bergerak karena dilepaskan dari busur pada waktu tertentu, diam maupun tidak diam.

Apabila waktu tidak dapat dibagi, panah tidak akan bergerak. Apabila waktu kemudian dibagi. Tetapi waktu juga tersusun dari setiap (satuan) saat.

Jadi panah tidak dapat bergerak pada suatu saat tertentu, tidak dapat bergerak pula pada waktu. Oleh karena itu anak panah selalu diam.

Anak panah tidak dapat bergerak pada suatu saat tertentu, tidak dapat bergerak pula pada waktu tertentu. Dengan demikian, anak panah selalu diam. Kapan saja, anak panah yang melayang tentu menuju pada suatu tempat tertentu, tetapi sebenarnya dia tidak benar-benar bergerak.

Teka teki Stadion

teka teki ini berceritakan tentang gerakan urutan orang duduk di dalam stadion. Terdapat tiga barisan A, B, dan C di lapangan tengah stadion.

Urutan [AAAA] yang diam diperbandingkan dengan urutan bergerak pada tempat duduk stadion dari dua arah yang berlawanan, [BBBB] urutan orang yang bergerak ke kiri dan [CCCC]: urutan orang duduk yang bergerak ke kanan.

Paradoks tentang stadion ini dapat digambarkan sebagai berikut:

Semuanya bergerak dengan kecepatan tetap/sama.

Stadion Zeno Paradox Sulit Terpecahkan
Sumber : Upload theory.id

Antara “Posisi 1” dan “Posisi 2”, titik C paling kiri melewati dua buah B, tetapi cuma satu buah A.

Berarti waktu C untuk melewati B sama dengan setengah waktu untuk melewati A. Padahal A dan B adalah unit yang identik!

Zeno mempertanyakan mengapa dengan waktu yang sama dan kecepatan sama, ada perbedaan jarak yang ditempuh?

Tempat untuk tempat

Paradoks ini isinya tidak terlalu banyak, sehingga agak sulit susah untuk menjelaskannya.

Menurut Zeno segala sesuatu pasti memiliki tempat

Contohnya: Apel berada di suatu tempat tertentu (misal: Mangkuk), sedangkan mangkuk itupun memerlukan suatu tempat (misal: Meja) dan suatu tempat itu pun memerlukan tempat (misal:rumah) dan seterusnya. sampai ketakterhinggaan.

Suara Bulir gandum

Jika sebuah karung berisi gandum yang belum dikupas kulitnya ditumpahkan ketanah akan terdengar suara keras. tetapi suara itu adalah akibat gesekan bulir-bulir gandum dalam karung. akibatnya setiap bagian dari bulir-bulir gandum menimbulkan suara saat jatuh ke tanah.

Kemudian misalnya kita menjatuhkan sata persatu dari bulir gandum itu, kita semua tahu bahwa tidak ada suara yang terdengar.

2.5 Paradoks perjalanan waktu

Benarkah Perjalanan Waktu itu bisa dilakukan?… Menurut beberapa orang dengan alat secanggih apapun seseorang mustahil untuk pergi ke masa lalu, jika memang benar seseorang pernah mengunjungi masa lalu, berarti ada seorang professor yang hidupnya sangat sempurna.

dan kalau dipikir pikir akan ada beberapa paradoks jika perjalanan waktu benar benar dilakukan, diantaranya

Predestinasi Yang membingungkan

Ini akan terjadi ketika seseorang yang melakukan perjalanan kembali ke masa lalu, kemudian menjadi bagian dari peristiwa masa itu, dan pada akhirnya dapat menyebabkan peristiwa yang ia coba cegah agar tidak terjadi.

mungkin ini agak membingungkan, agar lebih mudahnya cobala tonton film “PREDESTINATIONAL 2014”

Paradoks bootstrap

Teka teki ini juga dikenal sebagai Paradoks Ontologis. Paradoks ontologis ini menyiratkan bahwa masa depan, sekarang dan masa lalu tidak didefinisikan, sehingga memberikan para ilmuwan masalah yang jelas tentang bagaimana untuk kemudian menunjukkan “asal” sesuatu, sebuah kata yang biasanya merujuk pada masa lalu, tetapi sekarang menjadikannya tidak berarti.

Contoh Sederhananya, bayangkan jika seseorang telah mempelajari banyak tetang teori teori dari Enstein, dan kemudian ia kembali kemasa lalu, di mana Enstein masih belum mengerti tentang teori teorinya, setelah itu ia ajari dia teori teorinya yang pernah didapatkan dimasa depan.

Paradoks kakek

Paradoks ini perupakan teka teki perjalanan waktu yang sering dibahas.

Contoh Sederhananya, jika seseorang berhasil membuat sebuah mesin waktu. lalu ia melakukan perjalanan kembali ke masa lalu, bertemu seorang pemuda yang ternyata itu adalah kakeknya sendiri. Dan tanpa disadari Karena benci sama pemuda itu, akhirnya ia mebunuhnya

Ayo Bunuh Hitler

Ini mungkin saja mirip dengan paradoks kakek, yang secara paradoks mencegah kelahiran diri sendiri, Pembunuhan Hitler menghapus alasan untuk kembali pada waktunya untuk membunuhnya. Membunuh Hitler akan memiliki konsekuensi yang luas bagi semua orang di dunia, bahkan jika hanya karena fakta bahwa kita mempelajarinya di sekolah.

Paradoks itu sendiri muncul dari gagasan bahwa jika berhasil dilakukan, maka tidak ada alasan untuk melakukan perjalanan waktu. Jika kita membunuh Hitler maka tidak ada tindakannya akan mengalir melalui sejarah dan menyebabkan Anda ingin melakukan upaya itu.

Paradoks Polchinski

Ketika Joseph Polchinski mengusulkan paradoks ini, ia memikirkan Prinsip Konsistensi Diri Novikov, yang pada dasarnya menyatakan bahwa sementara perjalanan waktu dimungkinkan, paradoks waktu dilarang.

Namun, sejumlah solusi telah dirumuskan untuk menghindari ketidakkonsistenan yang disarankan Polchinski, yang pada dasarnya melibatkan bola bilyar yang memberikan pukulan yang mengubah arah versi yang lebih muda, tetapi tidak cukup untuk menghentikannya memasuki lubang cacing.

2.6 Paradoks Gagak

Paradoks ini tantang ilmu Pengetahuan (SCIENCE), karena muncul dari pertanyaan “apa yang membenarkan bukti dari sebuah pernyataan“.

contohnya ada yang menganggap, Semua gagak hitam. Melalui kontraposisi, pernyataan ini ekuivalen dengan. Jika ada sesuatu yang tidak hitam, maka itu bukan gagak.

Mengamati benda-benda bukan hitam dan bukan gagak dapat meningkatkan secara formal kemungkinan bahwa semua burung gagak berwarna hitam meskipun, secara intuitif, pengamatan ini tidak terkait.

jadi jika dalam sains mengatakan tentang kebenaran sesuatu, maka itu akan lebih menuju ke asumsi yang paling kuat, karena sains hanyalah sebat teori

2.7 Masalah Monty Hall

Paradoks ini adalah teka teki yang berasal dari acara TV permainan berhadiah di Amerika yaitu “Let’s Make a Deal”. kalau di indonesia mirip dengan “Super Deal”.

Skenario permainan dalam acara tersebut sebagai berikut:

Ada 3 pintu yang tertutup, kemudian anda diberi kesempatan untuk memilih salah satu dari ketiga pintu tersebut, di belakang salah satunya ada hadiah. dan dua pintu lainnya adalah bukan hadiah (ZONK).

Setelah anda membuat pilihan, si Monty Hall akan membuka salah satu pintu yang tersisa, kemudian pintu itu dibuka dan isinya bukan hadiah, dan juga Monty Hall sudah tahu dimana letak hadiahnya, Dia kemudian bertanya apakah anda ingin mengalihkan pilihan ke pintu yang belum dibuka lainnya, atau tetap dengan yang pilihan anda yang pertama.

Permasalahan Monty Hall muncul disaat acara TV itu sudah tidak berjalan lagi, dan si Monty Hall mengutarakan bagaimana cara memenangkan hadiah atau mobil di permainan itu. yaitu dengan cara memilih “pindah ke pintu lainnya”.

Banyak yang tidak percaya dengan penyelesaian masalah itu, dan sontak menjadi paradoks bagi banyak orang, termasuk ahli matematika saat itu.

2.8 Paradoks kapal theseus

Sebagai pahlawan mitologi Yunani dan pendiri Athena, Theseus dikatakan telah memenangkan banyak pertempuran di laut dan juga mengalahkan beberapa monster, termasuk Minotaur.

dikisahkan setelah melewati waktu demi waktu, beberapa bagian kayu dari Kapal Theseus mulai membusuk dan diganti dengan kayu yang lebih berkualitas. Setelah sekitar satu abad, semua bagian telah diganti, dengan kayu-kayu yang baru.

Isi dari teka teki kapal Theseus

Pertanyaan yang menjadi paradoks adalah, “Apakah kapal yang sudah dipulihkan itu masih objek yang sama dengan aslinya?..”

Premis atau hal yang membingukan pada teke taki kapal Theseus
  • Jika berpendapat kapal itu masih kapal yang sama, coba pertimbangkan bahwa 100% bahannya telah digantikan.
  • Jika berpendapat kapal itu bukan kapal yang sama, sampai titik dimanakah, itu berhenti menjadi kapal yang sama?…

Premis lain lainnya yaitu, jika kayu yang telah rapuh itu dikumpulkan dan di buat sebuah kapal lagi, apakah itu akan dikatakan sebagai kapal theseus?

2.9 Paradoks gantung yang tidak terduga

Dikisahkan pada hari minggu ada seorang Hakim yang sedang mengunjungi sel tahanan yang akan dia jatuhi hukuman gantung. Sesampainya disel tahanan tersebut, ia mengatakan kepada tahanan itu bahwa:

“dalam 5 hari kedepan kamu akan dihukum gantung, hukuman itu akan terjadi siang hari, karena hukuman ini akan menjadi kejutan untuk kamu maka saya tidak akan beritahu kapan hari itu akan datang, tapi nanti akan ada algojo yang datang keselmu siang hari untuk mengejutkanmu”.

setelah hakim itu pergi, tahanan itu merenungkan hukumannya, dan seketika itu ia menarik kasimpulan, bahwa hukuman itu tidak akan terjadi pada hari jum”at, karena hari jumat adalah hari terkahir, maksudnya kalau dia belum digantung sampai hari kamis berarti dia sudah tahu kalau hukuman itu akan terjadi hari jumat, dan juga berarti itu bukan kejutan.

lalu dia berpikir lagi, kalau hari jumat sudah dieliminasi, berarti hukuman itu tidak akan terjadi pada hari kamis, karena jika dia belum digantung sampai hari rabu, berarti dia sudah tahu kalau hukuman itu akan terjadi pada hari kamis, dan itu juga bukan kejutan, Dengan alasan yang sama ia menyimpulkan bahwa gantung juga tidak dapat terjadi pada hari Rabu, Selasa atau Senin.

Dengan sangat gembira dia percaya diri kalau dia tidak akan dihukum gantung.

setelah itu, tepat pada hari rabu siang, algojo datang mengetuk sel tahanan itu dan dibawa untuk dihukum gantung. dan membuat tahanan itu terkajut.

2.10 Paradoks tukang cukur

Paradoks ini berasal dari teka teki Russell, dan beberapa kali di bahas dalam novel pertama James Gleick.

barber paradox atau paradoks tukang cukur adalah paradoks yang bercerita tentang peraturan aneh yang ditetapkan disebuah desa tentang mencukur rambut.

peraturannya sebagai berikut :

  • Semua penduduk desa harus menjaga diri agar tetap rapi dengan mencukur rambut,
  • Tidak boleh mencukur rambut ke desa lain,
  • Mencukur rambut hanya hanya pada tukang cukur,
  • Tukang cukur hanya mencukur rambut orang yang tidak mencukur rambutnya sendiri.
isi dari teka teki tukang cukur

yang menjadi paradoks adalah “tukang cukur hanya ada 1 di desa itu”

Pertanyaannya bagaimana si tukang cukur, untuk mematuhi aturan itu?…

Premis pada Barber paradox
  • Jika ia tidak mencukur rambut, sudah pasti ia melanggar aturan yang pertama. karena dia harus mencukur rambut, dan tidak boleh ke tempat lain atau ke orang yang bukan tukang cukur. ( berarti dia mencukur rambutnya ke tukang cukur, yaitu dirinya sendiri.)
  • Jika dia mencukur rambutnya sendiri maka dia melanggar peraturan yang ke -4, yaitu “tukang cukur hanya mencukur rambut orang yang tidak mencukur rambutnya sendiri”.

2.11 Paradoks Indonesia

Paradoks ini diutarakan oleh Prabowo Subianto dalam bukunya “Paradoks Indonesia”. dalam buku ini prabowo ingin menyampaikan sesuatu yang membingungkan yang terjadi di Indonesia

“Setelah 70 tahun lebih merdeka, kita menuju negara gagal”

Indonesia kaya akan sumber daya alam dan sumber daya manusia, tetapi rakyat Indonesia saat ini hidup dalam ketimpangan dan kemiskinan, kondisi inilah yang disebut sebagai paradoks indonesia.

Menjawab pertanyaan Paradoks
Sumber : https://www.psychologytoday.com

3. Menjawab Pertanyaan Teka teki Paradoks

Untuk menjawab pertanyaan paradoks tidaklah sulit, tetapi bagi yang belum terbiasa dengan pernyataan yang berputar putar maka akan terasa sulit, karena ini lebih ke “permainan kata”.

Oleh karena itu, untuk menemukan solusi atas pernyataan paradoks adalah dengan tidak terikat pada premisnya. maksudnya saat menemukan pernyataan seperti ini, jangan dulu membaca atau memikirkan premisnya.

Saat membaca, usahakan untuk menenangkan pikiran, dan cobalah untuk merangkai kata katanya dari berbagai sudut pandang.

Sebagai contoh, disni akan menjawab paradoks tukang cukur

  • Pertanyaan : Bagaimana si tukang cukur itu untuk mematuhi aturan aneh itu?…
  • Jawaban : Seperti yang dikatakan sebelumnya, bahwa paradoks hanyalah permainan kata, saya yakin, yang kalian bayangkan tentang si tukang cukur adalah pria yang seperti biasanya, kenapa tidak berpikir saja kalau tukang cukur itu adalah wanita, atau si tukang cukur itu adalah pria yang botak, atau si tukang cukur itu adalah binatang yang terlatih sejenis kera.

Untuk jawaban pertanyaan Paradoks lainnya bisa dilihat di postingan kami yang bertema “PARADOX”

atau klik disini :
https://theory.id/category/paradox/

Kesimpulan

jika disimpulkan arti kata paradoks dapat di artikan pernyataan yang bertentangan dengan kebenaran umum, namun pernyataan itu juga termasuk dalam kebenaran.

Ini adalah pernyataan yang tampaknya kontradiktif atau konyol, tetapi mungkin termasuk kebenaran umum. Ini juga digunakan untuk menggambarkan pendapat atau pernyataan yang bertentangan dengan ide-ide tradisional yang diterima.

Paradoks sering digunakan untuk membuat pembaca memikirkan ide dengan cara yang inovatif.

Sebenarnya sesuatu tidak akan menjadi paradoks jika kita tidak terpaku pada premis dari pernyataan tersebut. karena itu sama saja kita mengikuti alur yang telah dibuat menuju ke paradoksnya.

Tidak ada pertanyaan yang tidak ada jawabannya, karena menjawab “tidak tahu” saja itu termasuk jawaban 😀 .

bercanda,

Penutup

Jika dari teman teman punya sebuah kalimat yang berbau paradoks, silahkan coret coret kolom komentar dibawah ini, atau jika punya sudut pandang yang baru tetang apa itu paradoks atau menjawab pertanyaannya, mohon share ilmunya… 😀

APA ITU PARADOX

Postingan Paradoks Lainnya :


3 Komentar

Jajang sahroni · September 7, 2019 pada 3:53 am

Mantaff… izin share ke fbku gan

    Theory Team · September 7, 2019 pada 3:57 am

    Trmksih telah berkunjung, jgn lupa bagikan juga posting tentang teka teki paradoks yg memutar otak lainnya😉😆😊

Definisi Paradox - lawdar.net · September 19, 2019 pada 1:57 am

[…] digunakan sebagai alat sastra, paradoks adalah adalah penjajaran dari serangkaian konsep yang tampaknya bertentangan yang mengungkapkan […]

Tinggalkan Balasan